Showing posts with label toddler. Show all posts
Showing posts with label toddler. Show all posts

Sunday, November 6, 2011

Finally, Gili Trawangan..

1 comments
Kali ini aku mau bahas mengenai liburan ke Gili Trawangan.
Kita kesana pas libur lebaran bulan Agustus kemarin. Berangkat dari Bali sama neneknya Nara dan satu orang ponakan.

Penginapan, tiket pesawat, dan transportasi dari Bandara Selaparang-Gili Trawangan sudah kita pesan jauh hari sebelumnya.
Terbang dari Bali cuma 30 menitan,cepet banget sampe ga berasa. Ibarat kata, pramugari baru saja selesai memperagakan aturan keselamatan, pesawatnya udah mendarat..hehehe..

kita berangkat dari Bali dengan flight paling pagi. Sampai di Bandara Selaparang lombok, kita dijemput oleh supir yang sudah kita pesan lewat hotel tempat menginap.
dari Bandara sekitar 1 jam perjalanan menuju pelabuhan kecil lokasi speed boat untuk menuju ke Gili.
Speed boat juga sudah kta pesan sebelumnya, lewat bantuan pihak hotel juga, harganya 700.000 pulang-pergi. Ada pilihan kapal kecil yang lebih murah, tapi ga enaknya, kapalnya akan berangkat jika penumpangnya sudah penuh. Dan dari sisi waktu tempuh juga 10x lebih lama dari speed boat. buat yang bawa anak kecil, aku sarankan langsung pakai speed boat aja ya..



ini kapal kitaaaa :)

Untung kita sampenya pagi, jadi ombak belum terlalu tinggi. Kata tukang kapalnya, makin siang, ombak biasanya makin tinggi, dan kalau naik speed boat pasti goncangannya dahsyat banget.
Setelah kurang lebih 30 menit naik kapal, akhirnya kita sampai gi Gili...
kita langsung disambut oleh pemandangan pantai yang sangat indah, pasir putih, air laut jernih banget..



Di Gili ga ada kendaraan bermotor. adanya cuma sepeda dan cidomo (aka andong aka dokar aka delman, harga sewa 150ribu untuk satu kali keliling pulau sejauh 9,5km).

Kita menginap di villa Tir Na Gog. Harga lebih murah dari Vila Ombak, Vila yang paling terkenal di Gili.
Karena kita berlima dan bawa anak kecil, maka kita pesan kamar yang bentuk bungalow.
woooww..ternyata kamar kita bagus dan ga mengecewakan. Ada 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 dapur, 1 living room, 1 meja makan, dan 1 private mini pool.
Rate-nya USD150/night. kita nginep 3 hari 2 malam disana..




Yang paling menyenangkan adalah,ada dapur kecil lengkap dengan semua peralatan memasak dan kulkas. Secara emak-emak rempong bawa anak kecil, kalau travelling nemu tempat yang ada dapurnya langsung berbinar-binar..hehehe...
Kompor listrik yang selalu aku bawa-bawa jadi ga kepake deh.

Menurutku, dengan adanya dapur di tempat meginap akan sangat memudahkan kita yang bawa anak kecil. Apalagi buat aku yang sangat concern dengan asupan makanan nara.
Terbukti, di Gili, susah banget ari menu yang child friendly. Hampir semuanya seafood berbumbu tajam. Jarang banget nemu sayur. Paling banter salad. Nara ga doyan salad.

untung aku selalu siap bawa bahan makanan untuk Nara. Sayuran yang awet (brokoli, bayam, buncis, wortel, labu parang), keju, bumbu (bawang merah,putih,garam,bawang bombay, lada), telur ayam, buah (apel & pir).
Nasi dan lauk-nya (ayam goreng/ikan goreng), bisa dibeli warung-warung disana.

Sekali lagi, liburan tetap bisa menyenangkan bagi orang tua, tanpa harus mengorbankan nutrisi buat anak kan :)
Jadi selama disana, Nara tetap makan nasi+lauk+sayur+buah+susu UHT sama seperti menu harian dirumah.

Kalau yang gede-gede sih gampang, cafe/tempat makan ada disepanjang jalan. harga relatif mahal sih, 120-250 ribu sekali makan. Ada juga yang agak murah, Nasi campur 25ribu/porsi..

Aktifitas selama disana, so pasti main di pantai. Nara sibuk bikin istana pasir, ibunya sibuk snorkling..
Sewa alat snorkling, 30ribu/pcs.

ga perlu worried buat yg ga bisa berenang, lautnya dangkal dan ga perlu ke tengah untuk liat terumbu karang dan ikan-ikan cantik..di pinggiran juga udah oke kok..hehehe..

selama disana, kita sewa 4 sepeda. Harganya 50ribu/sepeda.Nara duduk di sepeda yang ada boncengan balita-nya..


Liburan di Gili sangat menyenangkan..lumayan child friendly, anak pasti suka aktifitas naik sepeda, main pasir, dan naik delman..
orang tua-nya pasti suka snorkling, main air, sunbathing, taste the food, sunrise..

see u in our next trip...:)

Monday, June 13, 2011

SKI bogor

0 comments
Untuk weekend kali ini kita jalan-jalan ke Bogor.
Ini karena bingung mau kemana, dan ga ada budget untuk menginap. Bogor menjadi pilihan karena dekat dari rumah dan kita sangat menghindari wisata ke puncak saat weekend karena the traffic is so crazy..

Disaat-saat senggang di kantor, kita suka googling untuk mencari tempat-tempat wisata yang murah, tapi tetap menarik. Terutama untuk Nara yang sekarang sangat hobi berkuda.

Sampai akhirnya nemu satu tempat di Bogor, namanya SKI.
Letaknya ga begitu jauh dari gerbang tol. Ke arah tajur, tepatnya di Katulampa. Ga susah untuk mencarinya, karena banyak papan petunjuk menuju tempat tersebut.

Pintu masuknya ga terlalu besar. Sempet membuat kita ragu untuk masuk.
Tapi ketika masuk kedalam, ternyata tempatnya lumayan luas. Ada bangunan yang khusus menjual Tas & sepatu, ada semacam foodcourt, dan ada komplek bermain.



Not bad untuk sebuah tempat wisata keluarga yang secara lokasi tidak terlalu jauh.
Apalagi disana ada beberapa kuda poni yang bisa ditunggangi. Yang paling hepi sudah pasti si NaraChan..hahaha..
si bocah langsung semangat ketika melihat kuda. Tidak mau berhenti kalau semua kuda yang ada belum dia coba.

Siapa tau nanti jadi atlet berkuda ya nak..:))

Setelah puas nyoba semua kuda, Nara teriak-teriak pengen nyoba main trampoline. Dia belum pernah main itu sebelumnya, jadi Ibunya agak worry juga sih..
Setelah tanya, ternyata trampoline hanya untuk anak berumur 3 tahun ke atas. Walah, Nara kan baru 2 tahun lebih dikit...batal deh..
Akhirnya, Nara main di Istana balon aja bersama anak-anak lain yang seumuran.


Setelah puas main Balon, ternyata Nara masih belum bisa melupakan trampoline. Hahaha..akhirnya nekat aja, ga pake nanya, langsung masuk beli karcis. Pura-puranya Nara udah berumur 3 tahun..toh ga akan diperiksa akte lahirnya kan..:)
Ternyata ga ada yang ngeh tuh, dan Nara pun bisa main trampoline. Daripada loncat-loncat di kasur, mending disalurkan ke trampoline..




see? she looks very happy..
Disana juga ada permainan flying fox, ATV, dan mainan-mainan sederhana (perosotan dan teman-temannya).
Sebagai orang tua, aku sengaja mengenalkan permainan-permainan yang melibatkan fisik dan alam. Tujuannya supaya Nara jadi lebih berani, lebih menghargai alam, tidak konsumtif membeli mainan, dan sekaligus juga bagus untuk oleh tubuh supaya lebih sehat :)
Masalah pengenalan logika dan sains dan pelajaran hitung-menghitung..itu saya serahkan dengan hati seiklas iklasnya kepada..Bapaknya Nara aja..hihihihi..

Anyway, tempat ini lumayan recommended untuk sekedar menghabiskan hari sabtu/minggu.
Untuk setiap permainan, kita harus membeli tiket terpisah dengan harga yang beragam. Tapi masih sangat terjangkau (5000-20000).

Harga tiket masuknya? Gratis..kita cuma harus bayar parkir aja sebesar 3000 rupiah!!
Kata siapa kalau mau hepi-hepi harus pergi jauh dan butuh banyak uang? :)

Wednesday, June 8, 2011

it's Bandung agaaaaiiinn..

2 comments
I work for my family. I work for holiday..hahaha...
Ya, memang benar, kita kerja untuk ngumpulin uang untuk dipakai liburan. :))
Mungkin karena kondisi Jakarta yang sangat sumpek dan mengharuskan kita untuk berangkat subuh pulang malam setiap harinya, hari libur menjadi sangat terasa istimewa.
Apalagi jika ada tanggal merah di hari jumat atau senin atau hari kejepit..

Seperti long wiken beberapa waktu lalu. Kita memutuskan untuk menghabiskan waktu di Bandung. Again, tujuan kita bukan wisata belanja. Kita lebih senang wisata yang berbau-bau alam..

Kali ini kita memilih SAPU LIDI RESORT di Lembang sebagai tempat menginap.
Ngintip website nya dulu sebelum kesana. Dan langsung jatuh cinta. Tapi ga berani menaruh ekspektasi terlalu tinggi, secara aku kerja di iklan. Tau banget gimana caranya mempromosikan barang dagangan..hahahaha..

Seperti biasa, jika ke Bandung, kita pasti berangkat pagi. untuk menghindar dari jebakan batman kemacetan jalanan. Dan sampai detik ini, strategi ini selalu berhasil.
Jadi sampai sana, karena belum bisa check in, kita muter2 dulu di daerah kota. Naik kuda di Cisangkuy, Makan siang di tree house (again??)..hahahaha..
kali ini ada tambahannya, berkunjung ke kebun binatang di sebelah ITB. Ternyata tempatnya sudah jauh lebih baik dari waktu aku kesana pas jaman kuliah..hhmmm..kira kira 6 tahun yang lalu gitu deh.
Kebun Binatang Bandung sekarang sudah lebih bagus. Dan yang pasti, tiket masuknya murah banget!! cuma 5000 rupiah deh kalo ga salah/ orangnya.
di dalem, teduh banget...Nara sempet nyobain naik unta tunggang, sebelum tiba-tiba turun hujan..yaaahh..
untung sebelumnya udah sempet berkeliling. Jadi ketika hujan, kita juga sudah bersiap untuk ke Lembang.

Akhirnya sampai juga kita di Sapu Lidi Lembang.
Kesan pertama? GILA! gw suka banget nih sama ini tempat!
Setelah check in, kita langsung di antar menuju kamar kita. Barang-barang dibawa pake BECAK. Totally unique!
Dari front office menuju kamar, semakin senanglah hati ini. We choose the right place to stay..heaven! *agak lebay. tapi ini bukan testimoni berbayar ya..

suasananya sangat nyaman. Dibuat dengan nuansa pedesaan, dengan banyak tanaman tropis plus danau buatan plus saung-saung untuk makan, plus desain kamar yang dibuat sangat unique. Lihatlah, ini adalah kamar kita. satu kamar, satu bangunan..dan kamar kita ini bukan termasuk kamar kelas VIP..harganya 600ribu/night. I think, it's really worth.



ini suasana disekitar kamar-kamar..


ini salah satu spot di pinggir danaunya..saung ini bisa jadi tempat makan untuk cafe-nya.


ini salah satu spot disana juga..

Selama disana, kita ga turun gunung ke daerah kota sama sekali.
Kita main di daerah lembang aja..
Nyoba makan malam di Kampung daun..hhmm..tempatnya standar tempat orang kencan..makanannya dibawah standar. hahaha..menurut aku, makanannya ga terlalu spesial. biasa aja..

trus kita sempet main ke D'Ranch.
ini tempat wisata berkuda. jadi nuansa nya juga nuansa perternakan kuda gitu.
Nah, ini tempat menurut aku spesial..harga tiket masuknya ga mahal, dapet welcome drink susu segar, dan banyak permainannya juga.
Yang pasti disana bisa naik kuda. Kuda besar untuk orang dewasa, kuda poni untuk anak-anak. Nara sampe ketagihan naik kuda poni. dan dia sudah berani naik kuda sendiri tanpa ditemani. good job Nara!

uniknya lagi, disana tiap naik kuda, kita (ga harus sih) bisa pake atribut koboi. Topi dan rompi..

Kita juga sempet main ke Little farmer.
sebuah perkebunan sayur, dimana anak-anak bisa memanen sayurannya sendiri untuk dibawa pulang. Harga nya juga murah. kalo ga salah inget harganya 45 ribuan gitu..
disana kita bisa metik sayur wortel, pokcay, selada, stroberi..
kita juga bisa ngasi makan sapi dan kelinci.
tempatnya ga terlalu besar, tapi cukup lah untuk anak-anak.
sayangnya, disana ga ada tempat makan (sebelumnya aku pikir, hasil panen kita bisa langsung dimasak disana untuk diolah jadi makanan siap santap). Jadi kita kelaperan disana, karena ketemu jam makan siang..


panen worteeeeelll...yeay!!

aahh..ga kerasa, 3 hari sudah berlalu..
berarti udah waktunya untuk balik lagi ke Jakarta.
Tapi liburan ke bandung kali ini sungguh berkesan. sangat menyenangkan.
Buat yang mau liburan sama keluarga, ingin sebentar menghilang dari riuk pikuk kota, dan membawa balita -yang pasti bosen kalo harus nemenin mamanya belanja ke factory outlet- liburan seperti ini sangat recommended.

kayanya ga akan pernah bosen untuk datang kesana. Okay, I'll put Sapu Lidi to my recommended list place to stay. :))

Nara goes to Singapore

1 comments
Udah lama ga sempet berbenah di Rumah Budi Dauh..gara-gara baru pindah ke kantor baru.
I must learn and catch up so many things, thats make me so busy all day long :(

akhirnya, hari ini ada waktu juga sebentar untuk sedikit update. hehehe..

Okay, cerita yang akan di muat kali ini adalah cerita perjalanan kita sekeluarga ke Singapore.
Semenjak Budi pindah kerja ke tempat baru, dia kerap mendapat kesempatan training ke luar negeri. Ibu dan Nara ngekor sekalian jalan-jalan :))

Berikut review singkat hasil dari Jalan-Jalan di Singapore.

- Karena kita disana cukup lama, 5 hari, maka keperluan yang dibawa pun cukup banyak. mengenai apa saja keprluannya sudah pernah dibahas dalam post sebelumnya.

- Saat keberangkatan, tidak ada kendala berarti. Mungkin karena durasi terbang juga ga lama, cuma 1,5 jam saja. sama kaya perjalanan pulang ke Bali.

- Disana, Kita menginap di Orchad Parade Hotel. Hotelnya ada di ujung Orchad road. Lokasinya dekat dengan hotel tempat Budi training. Jadi ini sangat mempermudah kita. Budi jadi deket ke lokasi training, aku dan Nara juga kalo mau jalan-jalan sangat gampang, karena di depan hotel ada bus stop.
Hotelnya bagus, kamarnya juga bersih.

- Singapore itu sangat child friendly. Buat yang ga bisa hidup tanpa stroller, Singapore bisa menjawab semua kekhawatiran. Kemana pun kita pergi, selalu ada akses untuk stroller/wheel chair.

- Selama Budi Training, aku dan Nara menyibukkan diri dengan jalan-jalan, tanpa shopping. Catet ya...Tanpa shopping! hahaha..maklum, budget minim bow..
Tapi, tanpa shopping pun kita sudah sangat happy. Kita jadi tertantang untuk mencari tempat-tempat yang oke untuk sekedar dikunjungi.
Seperti :
Singapore Botanical Garden. Letaknya ga jauh dari Hotel tempat kita menginap. Tempatnya mungkin bisa dibilang mirip dengan kebun raya Bogor. Jadi pas banget buat yang bepergian dengan balita. Balita kita bisa bebas berlarian di hamparan rumput. Karena banyak pohon, jadi emaknya bisa sekalian ngadem dibawah pohon..sambil poto-potoin anaknya deh..hehehe..




Play land di mall terdekat.
Biasanya, di setiap mall ada play land-nya. Atau minimal ada toko mainan.
Nah, aku juga mengajak Nara kesana. Untuk sekedar main carousel. Kalo duit udah tipis, tinggal ajak ke toko mainan, dan cobain deh semua mainan yang bisa dicobain..hehehehe...tanpa membeli lho..ibu senang, anak senaaaaang....

Clark Quay.
Ini sih ibunya yang kepengen kesini. Karena penasaran aja..hehe..
berbekal peta MRT, aku dan Nara berangkat kesana. Bagaikan pertualang sejati, kita berdua mulai mencari-cari letak Clarke Quay. Setelah tanya sana sini, akhirnya bisa sampai juga. Tapi sepertinya, timingnya kurang tepat. Kita kesana pas siang bolong. Jadi panas boowww...

Universal Studio.
Standar banget sih. Ini hanya untuk memuaskan keingintahuan kita aja..
ternyata USS itu kecil banget. Harga tiket masuknya doang yang mahal..whew!
Yang perlu dicatat, disana ada penyewaan stroller. Jadi buat yang ga bawa stroller seperti aku, bisa sewa dengan harga yg cukup terjangkau. 10 SGD kalo ga salah inget.
lokasi sewanya ada disebelah kanan deket pintu masuk utama.
Disana, ga banyak mainan yang bisa dimainkan oleh Nara. Cuma carousel Madagascar, Mobil-mobilan, dan Burung terbang. Sisanya ngider aja keliling..




City tour.
Hahaha..ketauan banget. Andalannya Ibu Nara cuma bus Hop on Hop off. Di singapore juga ada bus ini. Jadi sekali bayar, bisa ikut tour keliling kota. Termasuk bisa ke Merlion Park dan Singapore Flyer..


Karena bawa si Bocah kecil, jadi semua jadwal kegiatan aku sesuaikan dengan jadwalnya si bocah. Contohnya ke botanical garden, aku kesana pas menjelang jam makan siangnya Nara. Jadi disana, bisa main sambil nyuapin makan siang Nara.

- Menyambung yang sebelumnya, untuk keperluan makannya si bocah, seperti biasa..aku jadi miss rempong. Dengan berbekal senjata andalan : KOMPOR LISTRIK. aku memasak semua makanan Nara di kamar hotel. Jadi walaupun pergi jauh, tetep dong makanan untuk anak harus sehat dan bergizi. Dan ga ada yg lebih sehat dari makanan homemade. Ini salah dua makanan yang aku siapkan untuk Nara Made in Kamar hotel :





Sehat ga harus masak besar. Untuk traveling, menunya dibuat sesimpel mungkin, tapi bisa mengandung semua kebutuhan gizi anak. Contohnya yang seperti aku bikin, ada Makaroni+sayur+daging....dan ada Nasi+sayuran+daging..
Again, aku dimudahkan dengan menu Nara yang tanpa garam dan gula. Jadi cuma pake bawang putih dan merah aja jadi..:))
untuk Nasi, aku ga masak di hotel, karena pasti repot..jadi khusus untuk Nasi, aku beli di restoran/fastfood.
Sayur dan daging, sebagian aku bawa dari Jakarta (wortel, buncis, dan bawang). Sisanya, aku beli di supermaket disana. Gampaaaaaang....Kalo niat, semuanya pasti jadi gampang.

Ga kerasa, 5 hari liburan udah selesai. It's time to back to reality..hahaha..
Kembali, kita mengucap syukur..atas semua berkat ini. Seneng bisa nemenin Aji training. Seneng dapet kesempatan quality time with our little family..:)
Bisa melihat Nara tertawa dan hepi udah menjadi satu kebahagiaan yang luar biasa tak ternilai harganya.
I love My family more than everything..

Tuesday, October 26, 2010

Nara sakit (lagi) :(

0 comments
Naraku, ada apa denganmu nak?
tubuh yang biasanya lincah, terbaring lemas..panas..
mulut mungil yang biasanya ramai berceloteh, tertutup rapat
bahkan tidak menyisakan sedikit senyuman untuk ibu
Nara memang jadi rewel, tapi ibu mengerti nak..
ibu mencoba untuk mengerti apa yang kamu rasakan

hari ketiga, masih juga tidak ada perubahan.
ibu bingung..apalagi ini sudah semakin mendekati hari rencana kepergian kita ke Hongkong
akhirnya kita membawamu ke dokter. kata dokter itu virus. kita pulang lagi

3 hari kemudian, kenapa masih belum ada tanda-tanda membaik?
Naraku masih terbaring lemah..
aji berangkat ke Hongkong pagi itu. tapi ibu yakin, dalam hati aji pasti berkecamuk rasa sedih dan tidak rela pergi ninggalin Nara yg sedang sakit.
"Nara sayang, cepet sembuh ya..aji tunggu Nara dan ibu di hongkong hari kamis ya..", aji berkata sebelum pergi.

malamnya, Nara semakin panas. angka termometer menunjukkan angka 40C.
ibu mencoba untuk tetap tenang dan tidak panik.
ibu langsung telp taksi untuk membawa Nara ke RS lagi.
jujur Nara, ibu saat itu sangat tegang. ibu belum pernah menghadapi kejadian seperti ini sebelumnya.

sampai di RS Nara diperiksa. di cek darah.
dan hasilnya membuat ibu kaget, Nara kena typhus. positif typhus.
karena itu, Nara harus dirawat malam itu juga.
ga ada hati yg lebih sedih lagi dari seorang Ibu ketika mendengar anaknya harus dirawat.
nara langsung dipasang infus. hati ibu semakin teriris. tapi ibu harus kuat.
ibu harus kuat karena ibu harus memastikan ibu akan selalu ada disamping Nara.
saat itu ibu pengen banget ada aji disana. soalnya ibu pengen nangis. sedih..
udah pasti Nara meronta hebat ketika dipasang jarum infus. maaf ya nak..

ibu langsung urus kamar dan administrasi, mbak sum ibu suruh pulang untuk ambil semua keperluan Nara. ibu telp aji dan niyang untuk ngabarin.
dan ibu yakin sekali, aji di hongkong pasti sangat sedih.
terbukti, baru semalam disana, aji memutuskan untuk langsung pulang keesokan harinya.

5 hari Nara dirawat. Nara ga mau makan, panas masih tinggi, dan masih diare..
terpaksa mbak sum memaksa nara untuk makan. supaya masuk barang sesuap dua suap. ga tega banget liatnya..maafin ibu ya Nara..itu semua demi kesembuhan Nara. kita semua sayang nara..
5 hari dirawat, judulnya pemaksaan. Nara dipaksa makan, dipaksa minum, dipaksa minum obat dengan cara dijepit pake lengan. semoga itu untuk terakhir kalinya ya Nara..



di hari kelima, kondisi Nara sudah membaik. suhu tubuh sudah mulai stabil, nara juga sudah mau makan (tanpa dipaksa)walopun cuma makan buah beberapa potong.
berdasarkan hal itu, dokter akhirnya mengijinkan Nara untuk pulang..
yeeyy...kita pulang Nara..:)

sekarang, kondisi Nara udah sepenuhnya baik.
Nara udh lincah, udah mulai ramai berceloteh,
tertawanya udh menggema di dalam rumah..
jahil dan usilnya juga udh mulai muncul lagi..:)

sampe sekarang ibu masih ga nyangka, anak usia 1,5 tahun bisa kena typhus. positif pula, bukan gejala.
nara belum sekolah, belum bisa jajan, makanan masih murni makan masakan rumah.

ya, ibu ga menyalahkan siapa-siapa. mungkin saatnya untuk berbenah dan evaluasi lagi. ibu, aji, dan mbak sum harus lebih sadar lagi akan kebersihan makanan dan lingkungan untuk Nara.
apalagi ibu ga bisa memberikan waktu sepenuhnya untuk mengasuh dan menjaga Nara, jadi sangat tidak adil sekali kalo ibu marah-marah dan menyalahkan mbak sum sebagai orang seharian mengasuh Nara..

sedikit informasi mengenai Typhus atau demam tifoid,

Penyakit Demam Tifoid adalah infeksi akut yang disebabkan oleh Salmonella Typhi
yang masuk melalui saluran pencernaan dan menyebar keseluruh tubuh ( sistemik),
Bakteri ini akan berkembang biak di kelenjar getah bening usus dan kemudian
masuk kedalam darah sehingga meyebabkan penyebaran kuman dalam darah dan
selanjutnya terjadilah peyebaran kuman kedalam limpa, kantung empedu, hati,
paru-paru, selaput otak dan sebagainya.

Gejala-gejalanya adalah : Demam, dapat berlangsung terus menerus. Minggu
Pertama, suhu tubuh berangsur-angsur meningat setiap hari, biasanya menurun pada
pagi hari dan meningkat pada sore / malam hari. Minggu Kedua, Penderita terus
dalam keadaan demam. Minggu ketiga, suhu tubuh berangsung-angsur turun dan
normal kembali diakhir minggu. Gangguan Pada Saluran Pencernaan, Nafas tak
sedap, bibir kering dan pecah-pecah, lidah ditutupi selaput lendir kotor, ujung
dan tepinya kemerahan. Bisa juga perut kembung, hati dan limpa membesar serta
timbul rasa nyeri bila diraba. Biasanya sulit buang air besar, tetapi mungkin
pula normal dan bahkan dapat terjadi diare.

Gangguan Kesadaran, Umumnya kesadaran penderita menurun walaupun tidak seberapa
dalam, yaitu menjadi apatis ( acuh tak acuh) sampai somnolen ( mengantuk ).
Bakteri ini disebarkan melalui tinja. Muntahan, dan urin orang yang terinfeksi
demam tofoid, yang kemudian secara pasif terbawa oleh lalat melalui perantara
kaki-kakinya dari kakus kedapur, dan mengkontaminasi makanan dan minuman,
sayuran ataupun buah-buahan segar. Mengkonsumsi makanan / minuman yang tercemar
demikian dapat menyebabkan manusia terkena infeksi demam tifoid. Salah satu cara
pencegahannya adalah dengan memberikan vaksinasi yang dapat melindungi seseorang
selama 3 tahun dari penyakit Demam Tifoid yang disebabkan oleh Salmonella Typhi.
Pemberian vaksinasi ini hampir tidak menimbulkan efek samping dan kadang-kadang
mengakibatkan sedikit rasa sakit pada bekas suntikan yang akan segera hilang
kemudian.



semoga Nara ga pernah sakit sampe dirawat lagi..
tapi dibalik kejadian ini, ada hikmah yang bisa diambil.
kita semua jadi lebih aware lagi mengenai kebersihan makanan nara.
ibu sama aji jadi lebih bawel dan lebih sering memantau+mengontrol keadaan Nara selama kita tinggal kerja.
sekali lagi, ini jadi pelajaran buat kita semua.
makasi ya Nara, Nara udh jadi guru buat ibu dan aji yang sedang belajar jadi orang tua yang baik..:)

Wednesday, September 22, 2010

Nara sakit

0 comments
sepertinya belum lama ini aku posting tulisan mengenai aturan pemberian makan Nara.
tapi kejadian sabtu kemarin membuat aku berpikir kembali mengenai aturan-aturan tersebut.

hari sabtu kemarin mbak sum ijin pulang kampung untuk antar anaknya, setelah seminggu liburan di tempat kita. jadi Nara full kita yang pegang.
semuanya berjalan normal dan menyenangkan sapai pada siang harinya, Nara minta pup.
ketika proses pup-nya, tidak ada kejanggalan yang aku lihat. tapi ketika aku akan mem-flush kotorannya, seperti biasa aku perhatikan dulu pup-nya dengan seksama. dan kagetlah aku. lubang kloset yang awalnya berwarna putih berubah jadi merah. banyak darah segar disana. bahkan ada darah yang menggumpal juga.
aku langsung panggil aji-nya untuk lihat apa yang terjadi.
berusaha untuk tidak panik, aku memutuskan untuk membawa Nara ke dokter siang itu juga.
pup berdarah pada balita sering aku baca/dengar. tapi aku tidak menyangka darah yang keluar akan sebanyak itu, plus ada darah yang menggumpal.

segera kita meluncur ke dokter dengan perasaan tidak menentu. yang sedikit menenangkan adalah kondisi Nara yang tetap aktif dan ceria.

sampai di rumah sakit, untungnya kita ga perlu antri lama untuk mendapat giliran.
di ruang dokter, Nara diperiksa pantatnya.
begitu selesai diperiksa, kita duduk ngobrol sama dokternya. lalu meluncurlah dengan manis pertanyaan-pertanyaan ini dari dokter,

dokter : "siapa yang mengurus Nara sehari-hari?"
aku : "mbaknya.."
dokter : "yang menyiapkan makannya siapa?"
aku : "mbaknya.."
dokter : "kalo yang bersihin pantatnya siapa?"
aku : "mbaknya.."
(mulai mengernyitkan kening, kok semua jawabannya "mbaknya". giliranku mana nih?!)
"memang semuanya yang ngurus mbak-nya dok. soalnya kita berangkat kerja jam setengah 6 pagi, pulang jam 8 malam"---> mulai gelisah, mencari pembenaran

aku : "jadi kenapa dok anak saya?"
dokter : "bisa jadi karena kurang serat di makanannya. makanya saya tanya siapa yang menyiapkan makanannya. selain itu, kulit lubang pantat anak ibu sudah beleber keluar sedikit. ibu tadi lihat sendiri kan?nah makanya saya juga tanya, siapa yang bersihin pantatnya setiap hari? masak anaknya sampai kaya gini, ga ada yang tau??"

aku : (jedeeeng...)
"nara sih cukup banyak makan sayur dok, jus buah juga setiap hari"

dokter : "susternya baik ga?"
aku : "menurut kita sih baik dok.."
dokter : "seberapa percaya anda sama dia?"
aku : (jedeeeeng...)
"sangat percaya dok. (sambil melirik ke aji)buktinya anak saya sampai lengket sekali sama dia."
dokter : " ya iyalah lengket. apalagi kalo udh ngurus dari bayi. saya yakin pasti anak anda lebih lengket sama susternya daripada sama anda."
aku : (jedeng..jedeeeeng...)
dokter : "saran saya, sebaiknya anda lebih memperhatikan kinerja suster anda."
aku : (jedeng..jedeeeng..jedeeeeng..hak dis..hak dis..)
*lutut mulai gemetar

analisa dokter saat itu menyatakan kalau Nara kurang serat. sehingga pup-nya jadi keras. karena keras, Nara jadi ngeden BAB-nya. inilah yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah di lubang pantatnya. jadi darah yang keluar itu adalah darah dari pembuluh darah yang pecah.
saran dokter, perbanyak lagi konsumsi sayur, buah, dan makanan berserat lainnya, kurangi susu-nya (Nara masih ASI plus kadang nyemil susu UHT ultra plain), perbanyak air putih.

rentetan pertanyaan dari dokter berhasil menohok aku. menohok hati seorang ibu tepatnya..T_T

aku merasakan dokter seolah-olah teriak di depan mukaku persis...
"woooii....anaknya sampe bisa kaya gini, ibunya manaaaa??? ini anak mbak atau anak siapa???"

hiks..hiks..sediiihhh banget..
sampe keluar dari ruang dokter pun kakiku masih berasa melayang, lutut masih gemetar, pikiran entah udh ada dimana...;(

bayangkan, aku yang sudah sebegitu ketat dengan aturan makan Nara, bisa ngalamin juga kejadian kaya gini...berasa kecolongan banget..

ini jadi pelajaran buat kita. mulai sekarang kita harus lebih memperhatikan lagi mbak sum. lebih bawel lagi soal pengasuhan Nara.
karena kita merasa kita kebobolan kali ini. mbak sum kerjanya outstanding, jadi kita bener-bener kelepasan..

ini bukan sepenuhnya salah mbak sum. ini salah kita juga sebagai orang tua yang kerja dari subuh sampai malam, sehingga ga bisa ngontrol/memperhatikan Nara setiap harinya. maafin ibu ya nak...:(

sedih banget karena kejadian ini. berasa gagal jadi ibu yang baik *lebay nih..
tapi kita udh menceramahi mbak sum panjang lebar mengenai do and don'ts dalam pemberian makan Nara.
semoga kedepannya ga ada lagi kejadian kaya gini...

sekarang Nara udh sembuh..pup-nya udh ga berdarah lagi..terimakasih Tuhan..

Nara, maafin ibu ya. Nara sampai seperti ini, karena kelalaian ibu juga..
ibu dan aji sayang sekali sama Nara..semoga Nara selalu sehat ya..:)

Friday, September 17, 2010

Makanan Nara (masih) tanpa Gula-Garam

0 comments
usia Nara kini hampir 18 bulan.
dan sampai saat ini, aku belum menambahkan Gula dan Garam kedalam makanan yg dikonsumsi Nara. (kecuali keju yang sudah pasti mengandung garam didalamnya-karena tidak ada keju yang unsalted)

aku berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk Nara. termasuk dalam menyiapkan makanannya. aku ingin Nara mengenal rasa asli dari sayuran, daging, buah, atau makanan yang dimakannya. dan ternyata it works! Nara tidak pernah mogok makan, dan Nara selalu lahap menyantap makanannya.
mungkin kita (baca :orang dewasa) berpikir, "yaick..apa rasanya makan tanpa garam/gula??. pasti hambar dan ga enak banget".
ya..itu benar adanya. wajar karena lidah kita sudah terbiasa dan sudah mengenal banyak rasa. di memori otak kita sudah tertanam banyak rasa..
sedangkan Nara, Nara belum mengenal rasa garam/gula. sehingga..dia tidak punya referensi rasa asin atau manis..
sehingga..dia akan menikmati aja makanan tanpa garam/gula seolah-olah itu makanan enak, dan dia tidak akan ada masalah dengan itu.

ini ada tulisan yang melatar belakangi keputusanku untuk tidak (belum) menambahkan garam-gula ke dalam makanan Nara.

"Garam (NaCl) dan Gula (Glukosa, sukrosa, dekstrosa, sirup jagung) merupakan bahan yang tidak perlu dimasukkan dalam makanan pendamping ASI/makanan padat bayi kita.

Walaupun pada dasarnya tubuh memerlukan sodium (dimana zat ini terdapat pada garam) untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh, namun sumber sodium itu sebetulnya tidak hanya berasal dari garam namun juga hadir dalam produk susu, ASI, roti, serealia, dan daging. Untuk memperjelas kebutuhan sodium bayi, mari kita lihat tabel berikut:



Kita bisa melihat betapa “minimal”nya kebutuhan sodium untuk bayi dibawah setahun. 1 gram garam/ 0.4gram sodium. Tentu semuanya bisa didapat secara alami dan tercukupi terutama dari ASI plus makanan/diet yang seimbang. Jadi Ibu tidak perlu khawatir dan kerepotan menambahkan garam dalam masakan.


Rasa asin dari garam hanya memperberat kerja organ dalam bayi yang masih lembut serta memuaskan selera kita sebagai orang tua, atau neneknya (^_^)

Gula, baik sebagai sumber energi, dan menambah kalori makanan. NAMUN gula pun ada 2 macam. Gula baik dan gula buruk. Gula baik adalah gula yang dilepaskan secara perlahan dalam aliran darah, sehingga tidak menimbulkan sugar rush dan diserap perlahan. Contoh gula ini adalah gula buah/fruktosa. Kalau memang ingin memberikan sesuatu yang "manis" bagi bayi kita, ambil saja dari makanan yang memang manis alami. Seperti buah-buahan, ubi, labu.

Takut Gondokan karena kekurangan yodium...? tenang saja, yodium juga tidak hanya terdapat pada garam kok. Dalam ikan laut, daging, sayur dan buah juga ada. Dan kalau masih aktif menyusu, yodium juga ada dalam ASI dan susu formula yang sudah diformulasi sedemikianrupasehingga *walaupun tentu nggak sehebat ASI*


Gula yang buruk (bagi anak-anak) adalah glukosa, dekstrosa, sukrosa, sirup jagung. Madu sebetulnya baik untuk kesehatan karena penuh dengan zat gizi. Hanya saja, madu juga dimungkinkan sebagai sarana berkembangnya bakteri clostridium botolinum. Begitu juga sirup jagung. Jadi silakan tunda hingga umur 1 tahun saat daya tahan tubuh bayi lebih kuat"

nara kangen aji-nya

0 comments

beginilah polah Nara ketika dia kangen sama aji-nya.

situasi saat itu :

aji lagi dinas ke Singapore selama 2 hari satu malam..
malam harinya, tiba-tiba Nara berlari masuk kamar, lalu datang menghampiriku sambil menenteng sepasang kaos kaki berwarna hitam, kemudian terjadilah percakapan ini,
nara : "aji..aji..."
ibu : "apa itu sayang..ooh..iya, itu kaos kaki aji ya.."
nara : "iyah..aji..aji..kake..kake..(baca :pake) "
ibu : "ooh..nara mau pake kaos kaki aji? nanti licin sayang. nanti nara jatuh. tidak ya. kaos kakinya di taruh ya"
Nara : --mulai pasang muka mau nangis dan mulai menangis..
ibu : "ya udah, nara mau pake ya. sini ibu pakein. tapi kalo jatuh tidak nangis lho ya. ibu udh bilang ke nara kalo ini licin. oke?"
Nara : --langsung berhenti nangis
ibu : "nara kangen sama aji ya?" --sambil makein kaos kaki
nara : "iyah.."
ibu : hiks..

setelah itu Nara beraktifitas seperti biasa dengan tetap memakai kaos kaki aji..
sampai akhirnya ngantuk dan tidur..
nara..nara..kamu lucu sekali sih nak...:)

Nara is my energy...

0 comments




ga terasa..Nara sudah besar ya...:)
melihat ia tumbuh sehat, aktif, dan pintar membuat diri ini bangga..

melihat tingkahnya yag tidak bisa diam, mendengar tawanya yang ngakak, mendengar ocehan dari bibirnya yang maju2, membuat diri ini melupakan semua kelelahan dan penat..

Nara..we really proud of you..we really love you..:)

you are our energy!

Monday, May 24, 2010

[ARTIKEL] jika anak dekat dengan pengasuh

0 comments
Kerap cemburu karena kedekatan si Kecil dengan pengasuhnya? Jangan takut, anak yang
memiliki kedekatan dengan orang-orang di sekitarnya akan memiliki perkembangan emosi,
intelektual, dan sosial yang baik.

Bagi ibu bekerja, memiliki pengasuh yang tulus merawat dan menyayangi buah hatinya boleh dibilang merupakan suatu keberuntungan. Apalagi bila si Kecil juga menyayangi sang pengasuh, maka hati pasti tenang meninggalkannya. Tapi ketika si Kecil kelihatan lengket, menurut, dan bisa dibujuk oleh pengasuhnya dibanding Anda, mau tak mau rasa cemburu menyeruak. Akui saja, ego Anda terusik karena anak lebih dekat dengan orang lain! Belum lagi rasa bersalah karena hanya memiliki sedikit waktu dengan anak dan keraguan atas kemampuan Anda menjadi orang tua.

Semua perasaan tadi wajar saja dan kerap dialami para ibu. Tapi tak perlu khawatir
berkepanjangan, karena semua ketakutan itu sebenarnya tak berdasar. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, hubungan antara anak dan orang tua sangatlah unik dan mendalam, tidak akan tergantikan oleh siapa pun. Analisa dari 40 studi yang melibatkan sekitar 3.000 balita di day care di Amerika menunjukkan bahwa meskipun anak-anak memiliki kedekatan dengan pengasuhnya, namun mereka tetap memiliki hubungan paling erat dengan ibunya.

Sedikit bicara teori, dalam situs disebutkan bahwa setiap manusia memerlukan kedekatan (attachment) dengan orang lain untuk perkembangan psikologis dan emosionalnya, juga untuk survival. Salah satu bentuk awal kedekatan ini adalah hubungan yang unik dan eksklusif antara anak dan orang tua, yang akan mewarnai perkembangannya saat dewasa nanti. Sementara hubungan antara pengasuh dan anak-anak biasanya terbentuk karena insting biologis dari kedua pihak. Sebagian besar orang dewasa terdorong untuk menjaga anak-anak, sementara anak-anak selalu menunjukkan keinginan untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang.

Hubungan yang erat antara anak dan pengasuh juga berperan dalam perkembangan mental,
sosial, dan intelektual anak Anda kelak. Jika anak diurus dengan baik dan direspon
kebutuhannya oleh pengasuh, merasa ada orang yang akan menjaga, menghiburnya, dan
membelanya. Dari pengalaman itu anak akan mengembangkan ”model” untuk menjalin
hubungan di masa depan. Jika ia memiliki pengasuh yang menyayangi dan merespon
kebutuhannya dengan baik, maka anak akan belajar bahwa orang lain dapat dipercaya. Selain itu, anak juga menganggap orang tua dan pengasuhnya sebagai ”jaring pengaman” yang membuatnya merasa aman dan percaya diri untuk menjelajahi dunia di sekelilingnya

Apabila anak Anda memiliki hubungan yang erat dan saling menyayangi dengan pengasuhnya,seharusnya Anda justru bersyukur karena telah mendapatkan ”partner” yang baik dalam membesarkan si Kecil. Karena itu Anda dan pengasuh harus bekerja sebagai tim untuk memastikan anak mendapatkan ruang tumbuh yang maksimal. Yang penting, jangan takut tersaingi, karena ibu dan ayah selalu memiliki tempat khusus dalam hati dan kehidupan anaknya!

Kenapa anak saya berlaku manis seharian dengan pengasuhnya, tapi langsung berubah
jadi monster cilik begitu ada saya?
Ini mungkin pertanyaan yang paling sering mengusik para orang tua. Menurut trio penulis Arkene Eisenberg, Heidi E. Murkoff dan Sandee E. Hathaway dalam buku What to Expect the Toddler Years , alasannya sederhana saja: karena ia mencintai Anda! Meskipun menjengkelkan, seharusnya Anda merasa tersanjung karena ini menandakan anak merasa ”aman” bahwa meski ia bertingkah laku kurang menyenangkan, orang tuanya tak akan meninggalkannya. Selain itu, sifat membangkang biasanya memang ditunjukkan pada orang tua sebagai bentuk ‘kemandirian’ alias negosiasi untuk kebebasan ndividualnya. Karena orang tua yang menerapkan aturan dalam kesehariannya, maka dari orang tua pula anak merasa perlu menguji batas-batas yang Anda berikan.

Sumber :
www.medicine.net
www.practicenotes.org



-- artikel hasil browsing di Google. dipicu oleh sikap Nara weekend kemarin yang sangat manja sama mbak sum. makan maunya disuapin mbak sum..minum jus maunya sama mbak sum..bermain maunya sama mbak sum..mbak sum tidur siang di kamarnya, Nara nangis nyariin mba sum..bahkan saat waktunya tidur malam pun, Nara manunya sama mbak sum..
weekend kemarin, Ibu sama Aji-nya bener-bener ga laku..huhuhuuu...T_T
sedih?pasti...
cemburu? dikiiiiitt...hehehe

tapi akhirnya aku sadar kalo itu adalah konsekuensi kita sebagai orang tua bekerja. apalagi kita bekerja dari jam 5 pagi sampai jam 8 malam..
artikel diatas cukup bisa menghiburku, bisa membuat aku berpikir lebih rasional..hehehe..

Tuesday, March 2, 2010

[INFO] kapan harus membawa anak ke dokter

0 comments
Info ini aku simpan disini untuk dijadikan referensi kalau-kalau Nara dalam keadaan yang kurang sehat.
kenapa aku suka info ini, karena aku ga pengen Nara dikit-dikit perggi ke dokter...dikit-dikit minum obat..
kalau cuma terkena batuk-pilek yang tidak mengkhawatirkan maka aku usahakan melakukan perawatan tanpa obat2an yang diminum..
misalnya, dijemur setiap pagi sambil ditengkurepin dan ditepuk2 punggungnya biar ingus/dahaknya keluar, sebelum tidur diolesin Transpulmin di dada dan punggungnya, banyak2 minumin ASI/ air putih, menjada asupan makanan, dll...
soalnya kasian, masih kecil, ginjalnya harus bekerja berat untuk menyaring zat-zat kimia dari obat-obatan. kalo masih bisa natural, kenapa engga? hehehehe...


KAPAN HARUS MEMBAWA ANAK KE DOKTER

DEMAM
Pada umumnya, demam tidak membahayakan, namun demikian, ada beberapa kondisi
dimana orang tua harus waspada. Pada bayi misalnya, semakin muda
usianya,orang tua harus harus semakin waspada. Tengok patokan umum di bawah
ini;
pada bayi yang lebih tua (usia 6 bulan atau lebih), kita baru menghubungi
dokter bila suhunya mendekati 40°C. Pada bayi yang lebih muda, dianjurkan
untuk menghubungi dokter bila suhunya 38°C atau lebih.

- Bila bayi berusia < 3 bulan dengan suhu tubuh ³ 38°C
- Bila bayi berusia 3 - 6 bulan dengan suhu tubuh ³ 38.5°C
- Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh ³ 40°C

Selain tingginya suhu tubuh, dokter juga perlu dihubungi pada beberapa
kondisi berikut ini:

- Apabila kondisi anak memburuk
- Demam sudah berlangsung 72 jam
- Susah minum atau tidak mau minum atau sudah mengalami dehidrasi
- Rewel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan
- Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (lethargic)
- Kejang atau kaku kuduk leher
- Sakit kepala hebat yang menetap
- Sesak napas
- Muntah, diare terus-menerus


SELESMA
- Demam lebih dari 72 jam
- Batuk lebih dari satu minggu; atau batuk hebat dengan muntah-muntah.
- Rewel dan letargi
- Sesak napas atau tampak kebiruian sekitar bibir dan mulut
- Jarang buang air kecil (lihat dehidrasi) atau tidak mau minum
- Dahak ada darahnya
- "Ingus" hijau kental lebih dari 2 minggu


BATUK
- Mengalami kesulitan bernapas atau bernapas dengan sekuat tenaga
(otot-otot pernapasan tambahan ikut dikerahkan sehingga tampak otot-otot di
sela-sela iga tertarik ke dalam, otot di atas belikat juga tertarik ke
dalam, napas cuping hidung);
- Kebiruan di bibir, lidah atau wajah;
- Demam tinggi terutama bila tidak ada batuk pilek; sedangkan pada bayi
berusia kurang dari 3 bulan, dokter harus tetap dihubungi (tanpa memandang
tingginya demam);
- Bayi berusia £ 3 bulan yang terbatuk-batuk selama beberapa jam;
- Bila terdengar suara whooping saat bernapas sesudah terbatuk;
- Bila batuk ada darahnya (kecuali bila anak baru saja mengalami
mimisan,maka biasanya darah di batuknya tidak perlu dikhawatirkan);


DIARE
- Popoknya tidak basah selama 8 jam, serta tanda-tanda dehidrasi yang
sudah dikemukakan di atas.
- Demam tinggi.
- Tinjanya berdarah.
- Mengantuk luar biasa, lemas, sulit dibangunkan.
- Bila anaknya mengalami diare kronis.


INFEKSI TELINGA
- Bawa anak ke dokter bila anda mencurigai adanya otitis media. Namun
harap diingat, dokter tidak otomatis akan memberikan antibiotika setiap kali
telinga anak terlihat merah.
- Bayi dan anak kecil berisiko untuk kerap terkena infeksi telinga
- Otitis media tidak selalu harus diobati dengan antibiotika
- Untuk beberapa lama (sampai dengan 3 bulan) sesudah otitis media, akan
terdapat cairan di rongga telinga tengah. Ini merupakan kondisi yang normal
dan tidak membutuhkan pengobatan apapun.


MUNTAH
Muntah yang tidak disertai dengan gejala lain dan tidak berulang, biasanya
bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Bawa segera anak ke rumah sakit bila:

- Muntah kehijauan.
- Sakit perut selama 6 jam.
- Bintik-bintik merah muda/keunguan yang tidak hilang saat ditekan.

Hubungi dokter bila anak menunjukkan gejala berikut:

- Bayi muntah-muntah selama 6 jam terakhir atau anak selama 12 jam
- Apabila bayi menunjukkan gejala dehidrasi (ubun-ubun besar cekung
(bayi), matanya cekung, bibir kering; buang air kecil sedikit dan berwarna
lebih tua dari biasanya; elastisitas kulit menurun.
- Tidak mau minum.
- Mengantuk luar biasa dan rewel.


KONDISI GAWAT DARURAT: KENALILAH
- Mengantuk luar biasa (drowsiness). Kesadaran agak menurun, kontak mata
berkurang. Berbagai rangsangan (termasuk rangsangan suara) tidak
menimbulkan
respons dari pihak si anak
- Letargi atau penurunan aktivitas. Anak berbaring lunglai, kaki dan
tangan jarang digerakkan. Anak juga tidak tertarik untuk terlibat dalam
suatu kegiatan.
- Gangguan napas. Anak bernapas dengan cepat atau merintih saat
bernapas, atau setiap kali menarik napas, otot-otot dada
tertarik ke dalam.
- Tidak mau minum atau makan (poor feeding). Minum jauh lebih sedikit
dari biasanya. Bayi tidak mau menetek atau meneteknya sangat jarang dan
hisapannya lemah. Bayi non ASI hanya minum separuh dari
kebutuhannya dalam
24 jam. Bayi juga samasekali menolak makan.
- Muntah menyemprot. Muntah ini tidak ada kaitannya dengan makan atau
minum, tidak ada pula kaitannya dengan batuk. Muntah kuat terjadi secara
tiba-tiba. Pikirkan kemungkinan adanya peningkatan tekanan di
rongga kepala
seperti yang biasa terjadi pada meningitis.
- Produksi urin berkurang atau dehidrasi berat. Anak buang air kecil
kurang dari 4 kali dalam 24 jam (popoknya tetap kering selama 6 - 8 jam).
- Bayi tersedak (bayi tidak bisa bernapas, muka menjadi merah lalu
biru).
- Diare terus menerus selama 12 jam terakhir. Muntah-muntah hebat.
- Kondisi lain yang juga perlu untuk dibawa ke unit layanan kesehatan
adalah muntah berwana hijau, kejang berulang atau lama, demam tinggi
(terutama demam pada bayiberusia kurang dari 6 bulan), hernia,
rewel terus
menerus dan sulit ditenangkan

Sunday, February 21, 2010

pengalaman menghadapi Nara yng sedang tumbuh gigi

0 comments
Yang lama ditunggu-tunggu akhirnya datang juga.
Nara sedang berjuang untuk melawan rasa ga enaknya tumbuh gigi..:)
usia Nara sudah hampir 11 bulan, tapi masih ompong. kita sih tidak khawatir. karena perkembangan setiap anak kan berbeda-beda. aku sempet ambil positifnya, selama Nara belum ada giginya, berarti proses menyusui masih berlangsung aman, terkendali, dan nyaman..hehehehe..ga ada tuh yang namanya gigit menggigit sampe berdarah-darah (katanya sih)..
sampe akhirnya beberapa hari kebelakang ini, ada yang tidak biasa di perilaku putri kecil kita. biasanya Nara kalo makan selalu lahap. sebaliknya, belakangan ini Nara malah seringkali melakukan GTM alias Gerakan Tutup Mulut.

kita semua sempet pusing. menu udh diganti, dari yang polosan sampe yang campur sari. tekstur makanan udh diganti, dari yang halus banget, setengah kasar, hingga kasar. sampe cara penyajiannya nya pun udh diganti, dari yang pake mangkuk bayi, sampe pake piring makan orang dewasa (kali aja dia ga mau diperlakukan kaya bayi).

tapi tetep aja. masuknya cuma beberapa suap aja. duh..
akhirnya kita siasati, untuk ngasi makannya sedikit-sedikit tapi sering. jadi kalo di akumulasi kan jadi lumayan..hehe

kata orang, kalo anak lagi mau tumbuh gigi pasti rewel, badannya demam, ga napsu makan, bahkan ada yg lemes maunya tidur terus..
syukurnya Nara ga pake acara demam atau lemes. cuma sedikit ga nafsu makan aja. sama aja kan kalo kita sakit gigi,rasanya pasti jadi ga kepengen makan.
senang melihat Nara masih aktif dan riang walaupun kita tau, gusinya pasti lagi sakit banget...sabar ya nak...yang kuat..Nara pasti bisa!!

akhirnya ngerasain juga pengalaman menghadapi anak yang sedang tumbuh gigi...
yes,it's not easy, but priceless..^_^
jadi berpikir, dulu waktu aku tumbuh gigi kaya gimana ya? hhmm...pasti ibuku kerepotan..:p
 

rumah budi dauh Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez