Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Thursday, February 11, 2010

let's move before somebody move our cheese..

0 comments
pemandangan suatu pagi di jalanan tol Jagorawi..

(diambil dengan kamera handphone seorang penumpang bis yang ga kebagian kursi,jadi terpaksa duduk di dashboard bis dengan pantat menyundul kaca depan dan kaki menggantung kesemutan..hiks..itu sayaaaaahhh!!!)

pemandangan dari bis yang sama, satu jam kemudian....*tidak banyak berubah ya.

(masih diambil dengan cara yang sama..oleh orang yang sama..*sindrom tidak bisa tidur karena kaki kesemutan...jadi foto2 ga jelas)

yaaaa...kurang lebih begitulah pemandangan yang kita lihat setiap pagi berangkat ke kantor..mungkin boleh sedikit aku tumpahkan kekejaman-kekejaman yang lainnya.
jalanan yang hampir setiap hari padat merayap (sesekali parkir alias diam tak bergerak); paling apes kalo ga kebagian tempat duduk..terpaksa berdiri atau bisa lebih beruntung sedikiiiitt dapet duduk di dashboard bis atau di tangga bis; nongkrong di pinggir jalan jam 5 pagi saat langit amsih gelap gulilap demi berjuang supaya dapet tempat duduk *dengan asumsi, semakin pagi semakin sedikit saingan penumpangnya; dapet bis, dapet tempat duduk, tapi AC bisnya mati...

itulah beberapa bentuk-bentuk kekejaman yang kita terima selama ini..
bukannya tidak mensyukuri apa yang telah kita dapet.tapi kadang jadi mikir juga, apa sih tujuan kita sebenarnya...
kalau tujuan kita adalah membentuk satu keluarga dan membesarkan anak, maka tidak ada bedanya jika kita tinggal dan bekerja di tempat/daerah lain..(di bali misalnya..hehe)
memang sih, kalau tujuan kita adalah uang, di daerah lain kecil kemungkinan kita bisa mendapat sebesar apa yang kita dapat saat ini. kecuali kalo di luar negeri ya...hehehe

mungkin ga ya di suatu titik, kita bosan dengan kondisi seperti ini? atau lelah barangkali lebih tepatnya..:)
ingat, tahun 2012 di prediksi mobil-mobil tidak akan bisa bergerak di jalanan ibu kota. hihihii...nakut-nakut-in nih..
kadang pengen juga tinggal di suatu tempat yang nyaman..udara masih segar tanpa polusi, pepohonan dan binatang masih banyak terlihat, tidak ada kemacetan, banyak lahan bermain untuk anak...*dengan pekerjaan yang bergaji besar juga tentunya..ya paling engga, cukup lah untuk kebutuhan sehari-hari..hehehe

mungkin pindah ke tempat ini?????? ^_^



-sang peMIMPI sedang bermimpi

Friday, December 5, 2008

observasi kecil-kecilan dari dalam busway

2 comments
hampir 2 tahun aku tak pernah lepas dari busway.
busway adalah satu-satunya transportasiku untuk berangkat dan pulang kantor.
dari semenjak hari pertama bekerja hingga saat ini. dari pacaran, jomblo, pacaran lagi, hingga menikah. walaupun sekarang kadang aku ada tebengan, tapi kalau lagi apes, aku kembali ke solumate lama-ku, busway.

pada kenyataannya, busway tak seindah yang dijanjikan dulu. bis yang sesak oleh penumpang, halte yang sesak oleh penumpang yang berkeringat karena terlalu lama berdiri menunggu busway yang tak kunjung datang, penumpang yang terlambat turun di halte tujuannya karena terbatasnya waktu berhenti, penumpang yang kejepit pintu otomatis busway, hingga copet yang beraksi di dalam busway. begitulah kira-kira suasana busway yang tentu saja jauh dari "nyaman" kecuali mungkin AC-nya yang masih berfungsi dengan baik.

makin lama, aku semakin akrab dengan busway. hingga aku tahu trik-trik untuk mendapatkan tempat duduk. walaupun kadang-kadang gagal sih.
saat ini aku sedang hamil 5 bulan, ada perasaan hepi dan lega ketika akan naik busway. karena ada harapan bahwa dengan perutku yang buncit, aku akan dengan mudah mendapat tempat duduk.
tapi kembali lagi, kenyataan tak seindah harapan..
seringkali aku tidak mendapat tempat duduk. memang, buat aku ini tidak menjadi masalah. toh aku masih kuat untuk berdiri. hanya saja, hatiku sedikit miris melihat kesadaran dan rasa empati dari masyarakat yang sangat kurang. terutama para lelaki.
kebetulan saja kali ini aku mengalami sendiri. dulu-dulu, sebelum aku hamil, seringkali aku melihat ibu-ibu yang membawa bayi atau ibu-ibu hamil, tidak mendapat tempat duduk. para lelaki tetap saja duduk dengan wajah cuek tak peduli.haaahh...
mungkin memang lelaki diciptakan dengan rasa empati yang kurang. karena dari sekian banyak kejadian, yang pada akhirnya bersedia memberikan tempat duduknya 90% adalah perempuan. ketika melihat ada orang yang lebih membutuhkan, perempuan lebih cepat tergerak hatinya dan langsung memberikan tempat duduknya.
sangat jarang sekali aku menemukan lelaki yang bersikap demikian.

kini aku merasakannya sendiri. dengan perut yang sudah mulai membuncit (walaupun kerap kali tersamar oleh pakaian yang longgar), sebagaian besar penyantun tempat duduk untukku adalah perempuan.
lebih mirisnya lagi, kejadian ini berlangsung di busway (bukan di metromini), yang mana penumpangnya sebagian besar adalah orang-orang bekerja. yang setidaknya (atau seharusnya) mempunyai pola pikir yang lebih baik.
fiuh...jakarta..jakarta...sungguh sulit memang menemukan orang-orang yang memiliki rasa empati yang tinggi...hiks..
 

rumah budi dauh Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez